TRIBUNNEWS.COM - Siapa pemain sepak bola tercepat di dunia? Mayoritas pasti menjawab Cristiano Ronaldo, atau Gareth Bale, atau Lionel Messi! Iya, memang beberapa tahun ini kecepatan ketiga pemain tersebut sungguh luar biasa. Tak ada bek yang mampu mengejar ketiganya saat mereka berlari.
Selasa, 03 Januari 2017
Kecepatan Lari Bellerin Kalahkan Usain Bolt?
TRIBUNNEWS.COM - Siapa pemain sepak bola tercepat di dunia? Mayoritas pasti menjawab Cristiano Ronaldo, atau Gareth Bale, atau Lionel Messi! Iya, memang beberapa tahun ini kecepatan ketiga pemain tersebut sungguh luar biasa. Tak ada bek yang mampu mengejar ketiganya saat mereka berlari.
Tapi jika CR7, Bale, dan Messi, diadu lari dengan manusia tercepat di dunia, Usain Bolt, siapa yang menang? Pasti semua kompak menjawab yang menang sudah pasti adalah Usain Bolt. Sprinter asal Jamaika tersebut adalah pelari jarak pendek paling cepat sedunia. Lalu, adakah pesepakbola yang bisa mengalahkan Bolt?
One and only, Hector Bellerin. Bek kanan Timnas Spanyol ini ternyata mampu mengalahkan catatan lari Usain Bolt. Catatan lari pemain Arsenal ini di luar perkiraan semua orang. Dia sanggup berlari jauh lebih cepat daripada pelari yang memiliki julukan The Lightning Bolt tersebut.
Perbandingan kecepatan Bellerin dan Usain Bolt diambil dari jarak lari 40 meter saat keduanya mulai berlari kencang. Catatan lari tercepat Bellerin diambil ketika Arsenal melawan tuan rumah Swansea City, 25 Oktober 2015.
Sementara untuk catatan perebut dua kali medali emas Olimpade 2008 dan 2012 nomor sprint 100 meter, Usain Bolt, diambil ketika dia berhasil memecahkan rekor dunia sprint 100 meter tahun 2008 lalu.
Dalam jarak lari 40 meter, pemain Spanyol ini menorehkan catatan waktu 4,42 detik saja. Sementara Bolt di jarak yang sama hanya sanggup meraih waktu 4,64 detik. Jika keduanya belari sprint beriringan dalam jarak tempuh 40 meter, maka Bellerin berada 2 meter di depan Bolt saat menyentuh garis finish.
Rata-rata kecepatan lari Bellerin adalah 35,2 km/jam atau yang tercepat di antara pesepakbola lainnya di dunia. Catatan waktu Bellerin hanya mampu didekati oleh penyerang sayap Real Madrid, Gareth Bale, yang memiliki kecepatan lari rata-rata 35,1 km/jam.
Atas rekor kecepatan yang luar biasa tersebut, fans The Gunners menyematkan julukan baru kepada Bellerin yaitu The Thunderbolt atau Si Petir atau El Rayo dalam bahasa Spanyol yang menggambarkan saking cepatnya lari pemain bernomor punggung 24 di Arsenal tersebut.
Melihat catatan larinya yang mampu mengalahkan Usain Bolt, Bellerin mengaku kaget. Pemain yang merupakan didikan asli akademi La Masia Barcelona itu berusaha merendah dengan menyebut Usain Bolt tetaplah manusia tercepat di dunia.
Selama memperkuat Arsenal musim 2015/2016, pemain berumur 21 tahun ini mampu mencuri satu tempat utama di tim asuhan Arsene Wenger menggeser para seniornya seperti Nacho Monreal, Jenkinson, dan Debuchy di posisi bek kanan.
Dengan catatan impresif Bellerin selama di Arsenal musim ini, sungguh naif jika Vicente del Bosque memanggilnya ke Euro 2016 hanya dengan alasan karena cederanya Dani Carvajal. Mau ada atau tidak ada Carvajal, sudah selayaknya Bellerin menghuni skuat Spanyol. Sudah selayaknya pula posisi bek kanan La Furia Roja diisi pemain Arsenal ini.
Minggu, 18 Desember 2016
Daftar Pemenang Piala Dunia Antar Klub
Sumber: goal.com
Daftar Juara Piala Dunia Antarklub/Piala Interkontinental:
1960 Real Madrid
1961 Penarol
1962 Uruguay
1963 Santos
1964 FC Internazionale
1965 FC Internazionale
1966 Penarol
1967 Racing Club
1968 Estudiantes
1969 Milan
1970 Feyenoord
1971 Nacional
1972 Ajax
1973 Independiente
1974 Atletico Madrid
1976 Bayern Munich
1977 Boca Juniors
1979 Olimpia
1980 Nacional
1981 Flamengo
1982 Penarol
1983 Gremio
1984 Independiente
1985 Juventus
1986 River Plate
1987 Porto
1988 Nacional
1988 Nacional
1989 Milan
1990 Milan
1991 Red Star Belgrade
1992 Sao Paulo
1993 Sao Paulo
1994 Velez Sarsfield
1995 Ajax
1996 Juventus
1997 Borussia Dortmund
1998 Real Madrid
1999 Manchester United
2000 Boca Juniors/Corinthians
2001 Bayern Munich
2002 Real Madrid
2003 Boca Juniors
2004 Porto
2005 Sao Paulo
2006 Internacional
2007 Milan
2008 Manchester United
2009 Barcelona
2010 FC Internazionale
2011 Barcelona
2012 Corinthians
2013 Bayern Munich
2014 Real Madrid
2015 Barcelona
2016 Real Madrid

1960 Real Madrid
1961 Penarol
1962 Uruguay
1963 Santos
1964 FC Internazionale
1965 FC Internazionale
1966 Penarol
1967 Racing Club
1968 Estudiantes
1969 Milan
1970 Feyenoord
1971 Nacional
1972 Ajax
1973 Independiente
1974 Atletico Madrid
1976 Bayern Munich
1977 Boca Juniors
1979 Olimpia
1980 Nacional
1981 Flamengo
1982 Penarol
1983 Gremio
1984 Independiente
1985 Juventus
1986 River Plate
1987 Porto
1988 Nacional
1988 Nacional
1989 Milan
1990 Milan
1991 Red Star Belgrade
1992 Sao Paulo
1993 Sao Paulo
1994 Velez Sarsfield
1995 Ajax
1996 Juventus
1997 Borussia Dortmund
1998 Real Madrid
1999 Manchester United
2000 Boca Juniors/Corinthians
2001 Bayern Munich
2002 Real Madrid
2003 Boca Juniors
2004 Porto
2005 Sao Paulo
2006 Internacional
2007 Milan
2008 Manchester United
2009 Barcelona
2010 FC Internazionale
2011 Barcelona
2012 Corinthians
2013 Bayern Munich
2014 Real Madrid
2015 Barcelona
2016 Real Madrid
Senin, 12 Desember 2016
The Best FIFA Men's Coach
The Best FIFA Men's Coach
The Finalists

Claudio RANIERI
- Italy

Fernando SANTOS
- Portugal

Zinedine ZIDANE
- France
The other candidates

Chris COLEMAN
- Wales

Didier DESCHAMPS
- France

LUIS ENRIQUE
- Spain

Pep GUARDIOLA
- Spain

Jürgen KLOPP
- Germany

Mauricio POCHETTINO
- Argentina

Diego SIMEONE
- Argentina
Why Héctor Bellerín Leave Barcelona??
Arsenal defender Hector Bellerin has explained why he opted to leave Barcelona!
Hector Bellerin says he left Barcelona for Arsenal at the age of 16 because the Premier League side made it clear it desperately wanted him.
The right back was set to sign professional terms with the Catalans
when the Emirates outfit came knocking in 2011, and he did not need to
think twice about their offer after paying Arsenal a visit.
"When you get to 16 at Barcelona, it's the age that you sign your
main contract. I was about to sign that, but we knew there were a lot of
other options because you always get them from other teams at that
time. I didn't have the option to come to Arsenal until I was right
about to sign with Barcelona," Bellerin told the official Arsenal
website.
"When it came, they were so serious about it, more serious than any
other team. They made me feel really wanted. I came here for a weekend. I
met the boss and I remember I went to the game. We beat Manchester
United and I remember [Aaron] Ramsey scoring. I still have all those
images in my mind. To be 16 years old, to be able to speak to the boss
and get reassured that they really wanted me, plus seeing all the
facilities at the training ground and how easy they were going to make
it for me to adapt, it all made me tell my parents that I wanted to come
here.
"I remember I was on the plane back and I already said to my mum that
I wanted to come to Arsenal. My mum was like, 'Are you sure you can
leave your family and friends?' But there was something inside telling
me this was the right choice to make and, at the moment, I'm very happy
that I made that step."
Bellerin has been a key figure for Arsenal this season, making 14 appearances in the Premier League.
Ini Daftar Pemenang Ballon d'Or dari Tahun ke Tahun
Sumber: detik.com

Bagi Ronaldo ini adalah gelar Ballon d'Or keempatnya setelah yang pertama tahun 2008 lalu dilanjutkan tahun 2013 dan 2014. Dia jadi orang Portugal ketiga yang memenangi ini setelah Eusebio dan Luis Figo.
1956 - Stanley Matthews (Inggris)
1957 - Alfredo Di Stefano (Spanyol)
1958 - Raymond Kopa (Prancis)
1959 - Alfredo di Stefano (Spanyol)
1960 - Luis Suarez (Spanyol)
1961 - Omar Sivori (Italia)
1962 - Josef Masopust (Cekoslowakia)
1963 - Lev Yashin (Uni Soviet)
1964 - Denis Law (Skotlandia)
1965 - Eusebio (Portugal)
1966 - Bobby Charlton (Inggris)
1967 - Florian Albert (Hongaria)
1968 - George Best (Irlandia Utara)
1969 - Gianni Rivera (Italia)
1970 - Gerd Mueller (Jerman Barat)
1971 - Johan Cruyff (Belanda)
1972 - Franz Beckenbauer (Jerman)
1973 - Johan Cruyff (Belanda)
1974 - Johan Cruyff (Belanda)
1975 - Oleg Blokhin (Uni Soviet)
1976 - Franz Beckenbauer (Jerman Barat)
1977 - Allan Simonsen (Denmark)
1978 - Kevin Keegan (Inggris)
1979 - Kevin Keegan (Inggris)
1980 - Karl-Heinz Rummenigge (Jerman Barat)
1981 - Karl-Heinz Rummenigge (Jerman Barat)
1982 - Paolo Rossi (Italia)
1983 - Michel Platini (Prancis)
1984 - Michel Platini (Prancis)
1985 - Michel Platini (Prancis)
1986 - Igor Belanov (Uni Soviet)
1987 - Ruud Gullit (Belanda)
1988 - Marco van Basten (Belanda)
1989 - Marco van Basten (Belanda)
1990 - Lothar Matthaeus (Jerman)
1991 - Jean-Pierre Papin (Prancis)
1992 - Marco van Basten (Belanda)
1993 - Roberto Baggio (Italia)
1994 - Hristo Stoichkov (Bulgaria)
1995 - George Weah (Liberia)
1996 - Matthias Sammer (Jerman)
1997 - Ronaldo (Brasil)
1998 - Zinedine Zidane (Prancis)
1999 - Rivaldo (Brasil)
2000 - Luis Figo (Portugal)
2001 - Michael Owen (Inggris)
2002 - Ronaldo (Brasil)
2003 - Pavel Nedved (Republik Ceko)
2004 - Andriy Shevchenko (Ukraina)
2005 - Ronaldinho (Brasil)
2006 - Fabio Cannavaro (Italia)
2007 - Kaka (Brasil)
2008 - Cristiano Ronaldo (Portugal)
2009 - Lionel Messi (Argentina)
2010 - Lionel Messi (Argentina)*
2011 - Lionel Messi (Argentina)*
2012 - Lionel Messi (Argentina)*
2013 - Cristiano Ronaldo (Portugal)*
2014 - Cristiano Ronaldo (Portugal)*
2015 - Lionel Messi (Argentina)*
2016 - Cristiano Ronaldo (Portugal)
* Dari 2010 hingga 2015, Ballon d'Or melebur dengan penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA dengan nama FIFA Ballon d'Or. Data diambil dari Reuters.
Sabtu, 10 Desember 2016
Jamie Vardy
Jamie Vardy
Dari wikipedia.org bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


![]() | Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
![]() Vardy bermain untuk Leicester City di 2015 | |||
Informasi pribadi | |||
---|---|---|---|
Nama lengkap | Jamie Richard Vardy[1] | ||
Tanggal lahir | 11 Januari 1987 (umur 29) | ||
Tempat lahir | Sheffield, Inggris | ||
Tinggi | 5 ft 10 in (1.78 m)[2] | ||
Posisi bermain | Penyerang | ||
Informasi klub | |||
Klub saat ini | Leicester City | ||
Nomor | 9 | ||
Karier junior | |||
2002 | Sheffield Wednesday | ||
2003–2007 | Stocksbridge Park Steels | ||
Karier senior* | |||
Tahun | Tim | Tampil | (Gol) |
2007–2010 | Stocksbridge Park Steels | 107 | (66) |
2010–2011 | FC Halifax Town | 41 | (29) |
2011–2012 | Fleetwood Town | 36 | (31) |
2012– | Leicester City | 106 | (34) |
Tim nasional‡ | |||
2015– | Inggris | 6 | (2) |
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 16:39, 17 October 2015 (UTC). ‡ Penampilan dan gol di tim nasional akurat per 21:51, 12 October 2015 (UTC) |
Jamie Richard Vardy (lahir di Sheffield, Inggris, 11 Januari 1987; umur 29 tahun) adalah seorang pemain sepak bola asal Inggris. yang bermain untuk Leicester City, dan berposisi sebagai penyerang.
Setelah dilepas oleh Sheffield Wednesday di usia ke-16, Vardy memulai karirnya dengan memperkuat Stocksbridge Park Steels selama tiga musim dan kemudian bergabung dengan Halifax Town pada tahun 2010. Ia memulai musim 2011-12 bersama Halifax tetapi pindah ke Fleetwood Town pada bulan Agustus 2011. Pada bulan Mei 2012, ia bergabung dengan Leicester City. Vardy memulai debutnya bersama timnas Inggris di tahun 2015 setelah tampil luar biasa dan menjadi fenomena musim 2015-2016 bersama Leichester City yang memuncaki klasemen sementara hingga paruh musim dan menjadi top scorer sementara EPL.
Goal Internasional[sunting | sunting sumber]
- As of match played 29 March 2016. England score listed first, score column indicates score after each Vardy goal.
Gol | Tanggal | Stadion | Cap | Lawan | Skor | Hasil | Laga | Ref |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | 26 March 2016 | Olympiastadion, Berlin, Jerman | 5 | ![]() | 2–2 | 3–2 | Persahabatan | [3] |
2 | 29 March 2016 | Wembley Stadium, London, Inggris | 6 | ![]() | 1–0 | 1–2 | Persahabatan | [4] |
Hasil Pertandingan Leicester City vs Manchester City 11-12-2016
Hasil Pertandingan Leicester City vs Manchester City Skor: 4-2
11-12-2016 02:23

Jamie Vardy © Ist
Bola.net - Hat-trick Vardy Tampar Manchester City
Manchester City secara mengejutkan kalah 2-4 ketika bertandang ke markas Leicester City di King Power Stadium (12/12). Hat-trick Jamie Vardy dan gol Andy King menghancurkan tim asuhan Josep Guardiola, yang hanya bisa membalas dua gol lewatAleksandar Kolarov dan Nolito.
Hanya butuh waktu dua menit bagi Leicester untuk mencetak gol pembuka. Bola terobosan dari Islam Slimani sukses diteruskan oleh Jamie Vardy dengan tendangan keras dari dalam kotak penalti, yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang Claudio Bravo.
Leicester benar-benar mencatat start apik di pertandingan kali ini. Selang dua menit setelah gol Vardy, mereka mampu menggandakan keunggulan. Berawal dari situasi lemparan ke dalam, Andy King melepaskan tendangan keras usai mendapatkan sodoran dari rekan setimnya. Bola meluncur deras ke dalam gawang tanpa mampu dihalau Bravo.
Memasuki menit ke-21, Leicester semakin menjauh dengan mencetak gol ketiga. Berawal dari umpan terobosan yang dilepaskan oleh Riyad Mahrez, Vardy sempat melewati Bravo di dalam kotak penalti,sebelum memasukkan bola ke gawang yang sudah kosong untuk melengkapibrace-nya di pertandingan kali ini.
Semenit berselang, Mahrez berkesempatan mencetatkan namanya di papan skor. Namun sayang, tendangan melengkung pemain Aljazair masih sanggup ditepis oleh Bravo.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan Leicester City 3-0 atas Manchester City.
Di paruh kedua pertandingan City masih terus menguasai aliran bola. Namun demikian, The Citizens tampak mati akal dalam menembus ketatnya pertahanan tuan rumah, meski berkali-kali melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti.
Di menit ke-57, Ilkay Gundogan menerima sodoran Kelechi Ihenacho di dalam kotak penalti. Namun tendangan yang ia lepaskan masih menyamping di sisi kanan gawang Ziegler.
Penetrasi Islam Slimani di menit ke-63 diakhiri dengan tendangan mendatar. Namun bola melaju terlalu pelan dan mengarah tepat ke pelukan penjaga gawang asal Chile, Bravo.
Memasuki menit ke-78, Vardy melengkapi hat-tricknya. Memanfaatkan kesalahan operan dari John Stones, striker Inggris merebut bola, melewati Bravo, dan menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong dari sudut sempit. Pemain-pemain City sempat mengira tak terjadi gol, namun dengan bantuan teknologi garis gawang, Leicester dipastikan unggul 4-0.
City akhirnya mencetak gol hiburan di menit ke-82. Tendangan bebasAleksandar Kolarov meluncur deras ke sisi kiri gawang Ziegler tanpa mampu dibendung oleh sang kiper. Kedudukan menjadi 4-1, masih untuk keunggulan tim tuan rumah.
Satu menit menjelang waktu normal berakhir, Nolito mencetak gol kedua untuk City di pertandingan ini. Pemain Spanyol itu sukses memanfaatkan umpan mendatar Kolarov untuk menempatkan bola ke sudut kiri gawang Ziegler.
Hingga babak kedua berakhir City tak mampu menghindar dari kekalahan. Hasil negatif di King Power Stadium membuat tim asuhan Josep Guardiola masih tertahan di peringkat empat dengan 30 poin. Namun posisi mereka rawan disalip oleh Tottenham, yang akan bertandang ke Old Trafford untuk menghadapi Manchester United malam nanti.
Susunan Pemain Kedua Tim
Leicester City: Zieler, Simpson, Morgan, Huth, Fuchs, Mahrez (90' James), King, Amartey, Albrighton, Slimani (78' Okazaki), Vardy (88' Gray)
Manchester City: Bravo, Kolarov, Stones, Sagna, Zabaleta, Fernando, Gundogan (68' Nolito), Silva, De Bruyne, Navas (58' Sterling), Iheanacho (58' Toure).
Statistik Pertandingan
Tembakan tepat sasaran: 6-6
Tembakan melenceng: 5-9
Penguasaan bola: 23% - 77%
Tendangan sudut: 3-11
Offside: 0-3
Pelanggaran: 9-7
Kartu Kuning: 3-1.
Senin, 05 Desember 2016
Guardiola Berkata…
Guardiola: Jika Punya Messi, City Lebih Bagus dari Barca
Sumberbola 6 Des. 2016 08:11
Sumberbola.com – Guardiola: Jika Punya Messi, City Lebih Bagus dari Barca – Manajer Manchester City, Pep Guardiola belum lama ini telah mengatakan bahwa timnya saat ini lebih bagus daripada mantan dua klubnya, Barcelona dan Bayern Munich, jika saja memiliki pemain seperti Lionel Messi di dalam skuat.
Sebelum mengambil peran sebagai pelatih kepala di Manchester, Guardiola sendiri memang pernah menjabat peran yang sama di Barcelona dan Bayern Munich. Dengan kedua klub tersebut, ia telah mendapatkan banyak penghargaan utama, baik di liga maupun di Eropa.
“Kami bermain bagus, lebih cepat daripada Munich dan bahkan Barcelona, ketika kami memiliki satu pemain seperti Messi yang menakjubkan dan membantu kami untuk membuat langkah-langkah,” kata Guardiola.
“Secara umum, saya sangat puas dalam waktu singkat kami telah bersama-sama. Kami menyerang dengan 10 pemain dan mencoba untuk tidak memberikan serangan balik. Saya memutuskan ini karena saya melakukan itu semua pada karir saya, menyerang dengan ruang yang lebih kecil dan bertahan dengan ruang yang lebih besar. Untuk itu Anda perlu waktu, tapi saya yakin ketika Anda mampu melakukannya Anda lebih menarik dan Anda lebih aman.
“Tentu saja, kita perlu waktu di dunia di mana kita tidak memiliki itu. Tapi secara umum saya puas. Ketika kita berbicara tentang pertandingan terakhir (melawan Chelsea), saya sangat puas. Saya melihat lagi pertandingan dan apa yang harus kami tingkatkan, serta berapa banyak hal yang sudah kami lakukan dengan baik,” pungkasnya.
Sumberbola 6 Des. 2016 08:11
Sumberbola.com – Guardiola: Jika Punya Messi, City Lebih Bagus dari Barca – Manajer Manchester City, Pep Guardiola belum lama ini telah mengatakan bahwa timnya saat ini lebih bagus daripada mantan dua klubnya, Barcelona dan Bayern Munich, jika saja memiliki pemain seperti Lionel Messi di dalam skuat.
Sebelum mengambil peran sebagai pelatih kepala di Manchester, Guardiola sendiri memang pernah menjabat peran yang sama di Barcelona dan Bayern Munich. Dengan kedua klub tersebut, ia telah mendapatkan banyak penghargaan utama, baik di liga maupun di Eropa.
“Kami bermain bagus, lebih cepat daripada Munich dan bahkan Barcelona, ketika kami memiliki satu pemain seperti Messi yang menakjubkan dan membantu kami untuk membuat langkah-langkah,” kata Guardiola.
“Secara umum, saya sangat puas dalam waktu singkat kami telah bersama-sama. Kami menyerang dengan 10 pemain dan mencoba untuk tidak memberikan serangan balik. Saya memutuskan ini karena saya melakukan itu semua pada karir saya, menyerang dengan ruang yang lebih kecil dan bertahan dengan ruang yang lebih besar. Untuk itu Anda perlu waktu, tapi saya yakin ketika Anda mampu melakukannya Anda lebih menarik dan Anda lebih aman.
“Tentu saja, kita perlu waktu di dunia di mana kita tidak memiliki itu. Tapi secara umum saya puas. Ketika kita berbicara tentang pertandingan terakhir (melawan Chelsea), saya sangat puas. Saya melihat lagi pertandingan dan apa yang harus kami tingkatkan, serta berapa banyak hal yang sudah kami lakukan dengan baik,” pungkasnya.
Jumat, 02 Desember 2016
Barcelona vs Real Madrid 3 Desember 2016, For Indonesia Watch In SCTV 22:15
Prediksi Barcelona vs Real Madrid 3 Desember 2016
02-12-2016 02:45

Sumber: Bola.Net
Pertandingan yang kemungkinan berjalan ketat dan panas akan terjadi saat Barcelona menjamu Real Madrid di Camp Nou di jornada 14 La Liga, Sabtu (03/12).
Kedua tim ini akan bersua di El Clasico jilid pertama di musim 2016-17 ini. Pertandingan ini memang tak krusial terkait siapa yang bisa jadi juara liga karena musim masih panjang. Namun demikian laga itu akan tetap penting karena gengsi duel itu selalu besar. Selain itu, baik Luis Enriquemaupun Zinedine Zidane pasti juga ingin meraih poin penuh demi memperbaiki dan memperkokoh posisi mereka saat ini.
Barcelona saat ini ada di peringkat kedua klasemen La Liga. Mereka mengoleksi 27 poin dari 13 pertandingan. Musim ini jelas bukan musim terbaik mereka. Apalagi sejauh ini mereka sudah gagal meraih poin penuh dari lima laga, bahkan dua di antaranya berakhir dengan kekalahan.
Saat ini, tren penampilan Lionel Messi cs sendiri sepertinya tengah dalam grafik menurun. Dalam empat laga terakhir mereka cuma bisa menang sekali yakni saat lawan Celtic di Liga Champions. Di dua laga terakhirnya yakni lawan Real Sociedad dan Hercules mereka nampak main di bawah standar dan akhirnya cuma bisa main imbang 1-1. Hal ini merupakan PR besar bagi Enrique. Ia harus bisa segera menemukan penyebab penurunan itu. Sebab jika kalah niatan mereka untuk mendekati Madrid akan tertunda. Selain itu, niatan mereka untuk membalas kekalahan di kandang pada akhir musim lalu juga bisa sirna.
Untuk laga kali ini, Enrique tak akan bisa diperkuat oleh Jeremy Mathieu yang bergelut dengan cedera. Sementara itu Andres Iniesta masih terbelit problem kebugaran fisik setelah absen sekitar sebulan.
Meski demikian Iniesta bisa saja tampil sebagai pemain pengganti nantinya. Lalu Jordi Alba dan Gerard Pique kemungkinan masih bisa dimainkan meski di laga terakhirnya lalu mereka mengalami memar di kakinya.
Beralih ke sang tamu, Madrid. Zidane saat ini sukses membawa timnya jadi pemuncak klasemen dengan koleksi 33 poin. Mereka juga belum pernah tersentuh kekalahan sekalipun sejauh ini dari 13 laga.
Cristiano Ronaldo cs sendiri jelas dalam tren yang lebih baik ketimbang Barca. Dalam lima laga terakhirnya mereka selalu bisa menuai kemenangan. Salah satunya lawan Atletico Madrid di mana mereka menang 3-0 dan laga itu dilangsungkan di Vicente Calderon. Dan untuk laga kali ini pasukan Madrid akan dalam kondisi fresh karena di laga terakhirnya lawan Cultura Leonesa mereka memainkan para pemain mudanya (dan masih bisa menang 6-1). Jika bisa menang kali ini, hal itu pasti akan membuat Los Blancos kokoh di puncak klasemen.
Untuk laga kali ini, Zidane akan kehilangan sejumlah pilarnya. Gareth Bale, Toni Kroos dan Alvaro Morata akan absen karena cedera. Sementara itu Fabio Coentrao dan Danilo kondisinya sepertinya belum cukup bugar. Kondisi keduanya akan dievaluasi lebih lanjut sebelum hari H.
Untuk menggantikan Bale, Zidane bisa memainkan Lucas Vazquez atau bahkan James Rodriguez. Sementara untuk Kroos, Madrid bisa memilih antara Mateo Kovacic atau Casemiro. Di posisi bek kanan Dani Carvajal akan jadi opsi utama Zidane.
Di pertemuan kedua tim ini sebelumnya yakni di Camp Nou Barca kalah 1-2. Sementara saat keduanya terakhir bertemu di Santiago Bernabeu Madrid malah kalah 0-4. Lalu akan seperti apakah hasil pertandingan kali ini?
Perkiraan Susunan Pemain:
Barcelona (4-3-3): Ter Stegen; Roberto, Mascherano, Pique, Alba; Rakitic, Busquets, D.Suarez; Messi, Suarez, Neymar.
Real Madrid (4-3-3): Navas; Carvajal, Pepe, Ramos, Marcelo; Casemiro, Modric, Isco; Ronaldo, Benzema, James.
Statistik Kedua Tim
Head to Head:
Lima Pertandingan Terakhir Barcelona:
Lima Pertandingan Terakhir Real Madrid:
Prediksi
Jika mengacu pada performa belakangan ini, Madrid jelas lebih bisa diunggulkan ketimbang Barcelona. Sang tuan rumah sedang dalam grafik performa yang menurun dan kesulitan menemukan konsistensi permainan, jadi sang tamu memiliki kans besar untuk kembali mencuri kemenangan di Camp Nou.
Namun duel derby ini sulit untuk diprediksi segamblang itu. Bisa saja Barca tiba-tiba bangkit karena mental juara yang mereka miliki plus tekad untuk membalas kekalahan di musim lalu. Terlebih di sisi lain ada sejumlah pilar vital Madrid yang absen.
Oleh karena itulah, Bolanet memprediksi pertandingan ini akan berakhir dengan skor imbang. Skornya 2-2.
READ MORE
Pertandingan yang kemungkinan berjalan ketat dan panas akan terjadi saat Barcelona menjamu Real Madrid di Camp Nou di jornada 14 La Liga, Sabtu (03/12).
Kedua tim ini akan bersua di El Clasico jilid pertama di musim 2016-17 ini. Pertandingan ini memang tak krusial terkait siapa yang bisa jadi juara liga karena musim masih panjang. Namun demikian laga itu akan tetap penting karena gengsi duel itu selalu besar. Selain itu, baik Luis Enriquemaupun Zinedine Zidane pasti juga ingin meraih poin penuh demi memperbaiki dan memperkokoh posisi mereka saat ini.
Barcelona saat ini ada di peringkat kedua klasemen La Liga. Mereka mengoleksi 27 poin dari 13 pertandingan. Musim ini jelas bukan musim terbaik mereka. Apalagi sejauh ini mereka sudah gagal meraih poin penuh dari lima laga, bahkan dua di antaranya berakhir dengan kekalahan.
Saat ini, tren penampilan Lionel Messi cs sendiri sepertinya tengah dalam grafik menurun. Dalam empat laga terakhir mereka cuma bisa menang sekali yakni saat lawan Celtic di Liga Champions. Di dua laga terakhirnya yakni lawan Real Sociedad dan Hercules mereka nampak main di bawah standar dan akhirnya cuma bisa main imbang 1-1. Hal ini merupakan PR besar bagi Enrique. Ia harus bisa segera menemukan penyebab penurunan itu. Sebab jika kalah niatan mereka untuk mendekati Madrid akan tertunda. Selain itu, niatan mereka untuk membalas kekalahan di kandang pada akhir musim lalu juga bisa sirna.
Untuk laga kali ini, Enrique tak akan bisa diperkuat oleh Jeremy Mathieu yang bergelut dengan cedera. Sementara itu Andres Iniesta masih terbelit problem kebugaran fisik setelah absen sekitar sebulan.
Meski demikian Iniesta bisa saja tampil sebagai pemain pengganti nantinya. Lalu Jordi Alba dan Gerard Pique kemungkinan masih bisa dimainkan meski di laga terakhirnya lalu mereka mengalami memar di kakinya.
Beralih ke sang tamu, Madrid. Zidane saat ini sukses membawa timnya jadi pemuncak klasemen dengan koleksi 33 poin. Mereka juga belum pernah tersentuh kekalahan sekalipun sejauh ini dari 13 laga.
Cristiano Ronaldo cs sendiri jelas dalam tren yang lebih baik ketimbang Barca. Dalam lima laga terakhirnya mereka selalu bisa menuai kemenangan. Salah satunya lawan Atletico Madrid di mana mereka menang 3-0 dan laga itu dilangsungkan di Vicente Calderon. Dan untuk laga kali ini pasukan Madrid akan dalam kondisi fresh karena di laga terakhirnya lawan Cultura Leonesa mereka memainkan para pemain mudanya (dan masih bisa menang 6-1). Jika bisa menang kali ini, hal itu pasti akan membuat Los Blancos kokoh di puncak klasemen.
Untuk laga kali ini, Zidane akan kehilangan sejumlah pilarnya. Gareth Bale, Toni Kroos dan Alvaro Morata akan absen karena cedera. Sementara itu Fabio Coentrao dan Danilo kondisinya sepertinya belum cukup bugar. Kondisi keduanya akan dievaluasi lebih lanjut sebelum hari H.
Untuk menggantikan Bale, Zidane bisa memainkan Lucas Vazquez atau bahkan James Rodriguez. Sementara untuk Kroos, Madrid bisa memilih antara Mateo Kovacic atau Casemiro. Di posisi bek kanan Dani Carvajal akan jadi opsi utama Zidane.
Di pertemuan kedua tim ini sebelumnya yakni di Camp Nou Barca kalah 1-2. Sementara saat keduanya terakhir bertemu di Santiago Bernabeu Madrid malah kalah 0-4. Lalu akan seperti apakah hasil pertandingan kali ini?
Perkiraan Susunan Pemain:
Barcelona (4-3-3): Ter Stegen; Roberto, Mascherano, Pique, Alba; Rakitic, Busquets, D.Suarez; Messi, Suarez, Neymar.
Real Madrid (4-3-3): Navas; Carvajal, Pepe, Ramos, Marcelo; Casemiro, Modric, Isco; Ronaldo, Benzema, James.
Statistik Kedua Tim
Head to Head:
- 03/04/16 Barcelona 1-2 Real Madrid (La Liga)
- 22/11/15 Real Madrid 0-4 Barcelona (La Liga)
- 23/03/15 Barcelona 2-1 Real Madrid (La Liga)
- 25/10/14 Real Madrid 3-1 Barcelona (La Liga)
- 17/04/14 Barcelona 1-2 Real Madrid (Copa del Rey)
Lima Pertandingan Terakhir Barcelona:
- 01/12/16 Hercules 1-1 Barcelona (Copa del Rey)
- 28/11/16 Real Sociedad 1-1 Barcelona (La Liga)
- 24/11/16 Celtic 0-2 Barcelona (Liga Champions)
- 19/11/16 Barcelona 0-0 Malaga (La Liga)
- 07/11/16 Sevilla 1-2 Barcelona (La Liga)
Lima Pertandingan Terakhir Real Madrid:
- 01/12/16 Real Madrid 6-1 Cultural Leonesa (Copa del Rey)
- 26/11/16 Real Madrid 2-1 Sporting Gijon (La Liga)
- 23/11/16 Sporting Lisbon 1-2 Real Madrid (Liga Champions)
- 20/11/16 Atletico Madrid 0-3 Real Madrid (La Liga)
- 06/11/16 Real Madrid 3-0 Leganes (La Liga)
Prediksi
Jika mengacu pada performa belakangan ini, Madrid jelas lebih bisa diunggulkan ketimbang Barcelona. Sang tuan rumah sedang dalam grafik performa yang menurun dan kesulitan menemukan konsistensi permainan, jadi sang tamu memiliki kans besar untuk kembali mencuri kemenangan di Camp Nou.
Namun duel derby ini sulit untuk diprediksi segamblang itu. Bisa saja Barca tiba-tiba bangkit karena mental juara yang mereka miliki plus tekad untuk membalas kekalahan di musim lalu. Terlebih di sisi lain ada sejumlah pilar vital Madrid yang absen.
Oleh karena itulah, Bolanet memprediksi pertandingan ini akan berakhir dengan skor imbang. Skornya 2-2.
Kamis, 17 November 2016
Hasil Lengkap Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018
Hasil Lengkap Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018
, Muhammad Nurhendra SaputraJumat, 11 November 2016, 09:20 WIB
VIVA.co.id – Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Conembol memainkan sejumlah pertandingan pada, Jumat 11 November 2016. Beberapa tim unggulan pun berhasil memenangkan pertandingan tersebut.
Bahkan Venezuela dan Peru berhasil menang dengan skor mencolok. Venezuela berhasil menang 5-0 atas Bolvia.
Sedangkan Peru yang bertandang ke Paraguay berhasil menang 4-1. Dari lima laga yang digelar, hanya Kolombia dan Chile yang berakhir dengan skor imbang 0-0.
Uruguay yang berhasil mengalahkan Ekuador 2-1, berada di peringkat kedua dengan 23 poin. Uruguay hanya berselisih satu angka dari pimpinan klasemen sementara Zona Conmebol Brasil.
Venezuela yang berhasil mengalahkan Bolivia dengan skor 5-0 hanya berad di peringkat 9 dengan lima poin. Bolivia sendiri berada di posisi dasar klasemen dengan 4 poin.
Hasil lengkap pertandingan Zona Conmebol:
Uruguay 2 - 1 Ecuador
Paraguay 1 - 4 Peru
Venezuela 5 - 0 Bolivia
Brazil 3 - 0 Argentina
Sumber: © VIVA.co.id
Paraguay 1 - 4 Peru
Venezuela 5 - 0 Bolivia
Brazil 3 - 0 Argentina
Sumber: © VIVA.co.id